| Professional web design resource |
Saturday, 22 November 2008 |
 |
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era ekonomi global sekarang ini, strategi bersaing dalam lingkungan yang dinamis adalah strategi yang mampu mendekatkan perusahaan pada tujuannya atau dapat memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan. Perusahaan selalu dituntut untuk mencapai kinerja yang optimal. Glueck dan Jauch (1991 : 109) menjelaskan bahwa untuk mencapai kinerja yang optimal, strategi harus dirumuskan dengan memperhatikan lingkungannya. Konsep kesepakatan (match) atau strategic fit menyimpulkan bahwa strategi yang baik dalam pengelolaan perusahaan akan dipengaruhi oleh pilihan strategis perusahaan, dan strategi yang dipilih harus memperhatikan lingkungannya, baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal (Hofer dan Schendel, 1978: 12). Paradigma keterkaitan antara lingkungan, strategi dan kinerja( environment - srategy - performance) suatu perusahaan ini dikuatkan dan didukung oleh beberapa penulis ahli manajemen strategi (Dass, 1994; Aaker, 1988; Sapp dan Smith, 1984). Demikian pula beberapa penelitian empirik terdahulu juga mendukung paradigma environment-srategy-performance, antara lain Luo, 1999, Schull et al, 1995; Lukas et al., 2001; Ward et al., 1995; Shane dan Kolvoreid, 1995; Badri et al., 2000; Christmann et al., 1999; Green et, al., Slater dan Narver, 1994; McKeeet al., Kim dan Lim, 1988. Download
|
|
|
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Manajemen Strategik Saat ini perusahaan memerlukan sistem manajemen yang mampu memotivasi karyawannya dalam menempuh langkah-langkah strategik dalam usaha untuk melipat gandakan kinerja perusahaan. Manajemen strategik merupakan sistem manajemen yang menjanjikan dihasilkannya langkah-langkah strategik dalam membangun masa depan perusahaan. David (2002:5) mendefinisikan manajemen strategi sebagai seni dan pengetahuan untuk merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi mampu mencapai objektif/tujuannya. Dari sudut pandang yang lain Mulyadi (2001:40) mendefinisikan sebagai suatu proses yang digunakan oleh maanajer dan karyawan untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi dalam penyediaan customer value terbaik untuk mewujudkan visi organisasi. Download
|
|
|
BAB III KERANGKA DASAR TEORI DAN HIPOTESIS Kerangka Dasar Teori Dalam penelitian ini, berdasarkan kajian tekstual dan empirik serta diasumsikan mendekati kondisi yang sebenarnya dari beberapa perusahaan industri jasa konstruksi di Indonesia, dipilih tiga variabel lingkungan yang terdiri dari : Lingkungan Internal, lingkungan Industri, dan Lingkungan eksternal. Ketiga variabel lingkungan tersebut diasumsikan memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi pemasaran dan kinerja perusahaan industri jasa konstruksi di Indonesia. Mengambil model penelitian dari Shoham dan Fiegenbaum (1999), strategic reference point, pengaruh strategi pemasaran terhadap kinerja perusahaan, pemilihan strategi pemasaran yang tepat akan merubah faktor-faktor pada industri yang merupakan kekuatan yang mempengaruhi persaingan (Porter, 1980:111). Sejak awal didirikan setiap perusahaan telah mempunyai strtaegi bisnis dalam bentuk formal maupun non formal, dan strategi bisnis mempengaruhi strategi pemasaran serta kinerja perusahaaan dalam hal ini adalah keberhasilan pemasaran (Hitt et al. 2001:102).
|
|
|
BAB IV METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Menurut Surachman (dalam Nasir, 1999:99), yang dimaksud dengan rancangan atau disain penelitian adalah semua proses yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Berdasarkan tujuan penelitian sebagaimana dijelaskan pada bab 1 di depan, maka penelitian ini juga disebut penelitian kausalistik yang digunakan untuk menganalisis pengaruh antara variabel bebas yang terdiri atas Lingkungan Internal, Lingkungan eksternal, dan lingkungan Industri, dan variabel terikat yaitu strategi pemasaran dan kinerja perusahaan a) Tujuannya adalah untuk menguji pengaruh faktor lingkungan yang terdiri dari: Lingkungan Internal, Lingkungan eksternal, dan lingkungan Industri. terhadap strategi pemasaran dan kinerja perusahaan industri jasa konstruksi di Indonesia. b) Data atau informasi yang diperlukan dapat didefinisikan dengan jelas. c) Proses penelitian formal dan terstruktur. d) Menggunakan sampel yang relatif cukup besar dan representatif. e) Analisis data menggunakan teknik kuantitatif.
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
 |
|
© 2008 DISERTASI ONLINE
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
|
 |