| Professional web design resource |
Saturday, 22 November 2008 |
 |
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
 |
 |
 |
| |
Silahkan memilih artikel di bawah ini
|
Cara kerja PLS Seperti dijelaskan diatas tujuan PLS adalah membantu peneliti untuk mendapatkan variabel laten untuk tujuan prediksi. Model formulanya mendefisikan variabel laten adalah linier agregat dari indikator-indikatornya. Weight estimate untuk menciptakan komponen skore variabel laten didapat berdasrkan bagaimana inner model (model struktual yang menghubungkan antar variabel laten ) dan outer model (model pengukuran yaitu hubungan antara indikator dengan konstruknya) dispesifikasi. Hasilnya adalah residual variance dari variabel dependen (keduanya variabel laten dan indikator) diminimumkan.
|
|
|
PLS (Partial Least Square) merupakan metode analisis yang powerful oleh karena tidak mengasumsikan data harus dengan pengukuran skala tertentu, jumlah sampel kecil. PLS dapat juga digunakan untuk konfirmasi teori. Dibandingkan dengan covariance based SEM (yang diwakili oleh software LISREL, EQS atau AMOS ) component based PLS mampu menghindarkan dua masalah besar yang dihadapi oleh convariance based SEM (CBSEM) yaitu inadmissible solution dan factor indeterminacy (Fornell dan Bookstein, 1982).
|
|
|
Tjiptono (2003) mengatakan bahwa: Istilah strategi berasal dari kata Yunani strategi (stratos = militer; dan ag = memimpin), yang artinya seni atau ilmu untuk menjadi seorang Jenderal. Strategi juga bisa diartikan sebagai suatu rencana untuk pembagian dan penggunaan kekuatan militer dan material pada daerah-daerah tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi militer didasarkan pada pemahaman akan kekuatan dan penempatan posisi lawan, karakteristik fisik medan, kekuatan dan karakter sumber daya yang tersedia, sikap orang-orang yang menempati teritorial tertentu, serta antisipasi terhadap setiap perubahan yang mungkin terjadi.
|
|
|
Saat ini perusahaan memerlukan sistem manajemen yang mampu memotivasi karyawannya dalam menempuh langkah-langkah strategik dalam usaha untuk melipat gandakan kinerja perusahaan. Manajemen strategik merupakan sistem manajemen yang menjanjikan dihasilkannya langkah-langkah strategik dalam membangun masa depan perusahaan. David (2002:5) mendefinisikan manajemen strategi sebagai seni dan pengetahuan untuk merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi mampu mencapai objektif/tujuannya.
|
|
|
Customer Relationship Management Memburuknya kondisi ekonomi Indonesia sejak pertengahan tahun 1997 hingga saat ini, berdampak pada banyaknya perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Kebangkrutan tersebut disebabkan oleh tingginya biaya produksi dan meningkatnya harga produk di pasar yang menyebabkan turunnya permintaan pasar, sehingga perusahaan mengalami kerugian. Untuk dapat bertahan, perusahaan-perusahaan yang ada akan berusaha mempertahankan konsumennya supaya tidak direbut oleh perusahaan lain yang menawarkan produk sejenis. Hal ini berdampak pada tingginya tingkat persaingan antar perusahaan dalam meraih pangsa pasar. Untuk dapat mempertahankan konsumen yang sudah ada, tentunya masing-masing perusahaan memiliki strategi pemasaran tersendiri. Agar tetap bertahan dan berkembang, selain meluncurkan produk-produk baru, lebih memperhatikan produk pesaing, menjual produk lebih banyak dari pesaing, perusahaan juga harus.melakukan strategi manajemen hubungan dengan konsumen (customer relationship management).
|
|
|
|
|
 |
 |
 |
|
|
|
 |
|
© 2008 DISERTASI ONLINE
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
|
 |